KESEHATAN MENTAL MENURUT CARL ROGERS
Restu Mirfana
KESEHATAN MENTAL
MENURUT CARL ROGERS
Carl Rogers memiliki konsep tentang kepribadian sehat ini, yang
disebutnya sebagai Pribadi Berfungsi secara Penuh (Fully Functioning Person). Ada
lima sifat orang yang berfungsi
sepenuhnya yaitu :
- Keterbukaan Pada Pengalaman
Orang yang tidak terhambat pada syarat, pribadi yang
bebass untuk mengalami setiap kejadian dan perasaan. Tak satupun yang mengancam
terhadapnya karena individu terbuka dan tidak defensif.
Karena individu yang seperti ini menyadari kodratnya
dalam dirinya tidak ada kepribadian yang tertutup, dia fleksible, tidak hanya mau menerima
pengalaman yang diberikan oleh kehidupan, tetapi juga dapat menggunakan dalam
membuka kesempatan persepsi dan ungkapan baru.
Sebaliknya, kepribadian individu yang defensif, selalu
berada di belakang peran-peran, dan melakukan sesuatu hanya jika ada
penghargaan saja, tidak dapat membuka diri terhadap pengalaman-pengalaman
tertentu.
- Kehidupan yang Eksistensial
Orang yang berfungsi sepenuhnya akan merasa senang
jika mendapatkan pengalaman pengalaman yang baru dia dapatkan. Karena pribadi
yang sehat terbuka pada setiap pengalaman, berbeda denganorang yang defensif, orang
yang defensif hanya akan menerima pengalaman jika pengalaman baru itu harmonis
atau cocok dengannya. Karena orang yang defensif penuh dengan prasangka akibat
prasangka inilah dia kurang bahkan tidak bisa berpartisipasi dalam pengalaman
baru.
Kepribadian orang yang sehat tidak kaku dan
dapat dengan mudah memanipulasi pengalaman-pengalaman, sehingga bisa dengan
bebas berpartisipasi.
- Kepercayaan terhadap organisme orang sendiri
Yang berarti keinginan melakukan sesuatu yang dirasa
benar (feels right), dan yang mengakui bahwa feelings-nya tersebut merupakan
pembimbingnya yang terpercaya dalam melakukan semua tindakannya.Ia memiliki
feeling of direction dan konsistensi yang timbul dari dalam dirinya sendiri,
bukan dari lingkungannya.
- Perasaan Bebas
Semakin seseorang sehat psikologisnya makin juga ia
mengalami kebebasan untuk memilih dan bertindak. Orang yang sehat dapat memilih
dengan bebas tanpa adanya paksaan atau rintangan antara alternatif pikiran dan tindakan. Jadi, orang sehat,
berkuasa atas dirinya sendiri dan mereka percaya masa depan bergantung pada
dirinya sendiri dan tidak di atur oleh tingkah laku, dan peristiwa yang terjadi
di masa depan.
Orang yang defensif tidak memiliki perasaan bebas,
orang seperti ini berperilaku dengan pola tertentu namun tidak dapat mewujudkan pilihan.
Tingkahlakunya berada di luar dirinya dan tidak mampu untuk membuat keputusan.
- Kreativitas
Orang yang tebuka sepenuhnya pada pengalaman, yang
percaya akan diirnya sendiri, fleksible dalam membuat keputusan serta
tindakanmereka akakn menjadikan mereka sebagai individu yang kreatif dalam
semua bidang kehidupan mereka. Orang-orang yang kreatif dan spontan tidak
terkenal karena konformitas dan penyesuaian diri yang pasif terhadap tekana
sosial dan kultural. Karena mereka kurang bersikap defensif jadi mereka tidak
menghiraukan apakah perilakunya dapat di terima atau tidak oleh orang lain.
Dengan begini akan mebantu mereka
memuaskan kebutuhan mereka dan memungkinkan mereka mengembangkan diri
sampai ke tingkat yang lebih penuh.
REFERENSI : Schultz, Duane. Psikologi Pertumbuhan : Model-Model Kepribadian Sehat.Yogyakarta: Kanisius (Anggota
IKAPI)
Komentar
Posting Komentar