KESEHATAN MENTAL MENURUT GORDON ALLPORT
KESEHATAN MENTAL MENURUT
GORDON ALLPORT (1897 – 1967)
Mengembangkan teori kperibadian yang sehat dengan
model yang di sebut Pribadi Matang ( The
Mature Person ). Untuk menjelaskan pribadi yang sehat adalah perkembangan self. Self menurut Allport, terdiri atas
berbagai hal dan proses penting dan pribadi yang sifatnya bagi seorang
individu, mencakup aspek-aspek yang menetapkan diri seseorang sebagai keutuhan.
Nah, dari emikiran ini dia mengemukakan enam karakteristik dari pribadi matang,
diantaranya adalah :
1). Ekstensi dari Self, adalah kemampuan
individu unutk mengembangkan konsep dirinya, dengan mulai menyadari makna
kesatuan dirinya dengan obyek atau orang-orang lain dalam suatu lingkungan
tertentu. Kemampuan mengekstensikan dirinya ini tampak dari individu yang turut
berpartisipasi secara aktif dalam segala bentuk aktivitas kehidupan, jadi bukan
hanya sekedar interaksi semata. Pribadi matang mampu untuk berpartisipasi,
mengidentifikasi dan berusaha keras demi tujuan yang lebih luas dari pada
tujuan dirinya sendiri.
2). Hubungan Diri yang Hangat dengan Orang Lain,
ada dua macam yang membedakan hubungan hangat dengan orang lain yaitu :
kapasitas untuk keintiman dan kapasitas untuk perasaan terharu.
Orang yang sehat psikologsinnya memiliki
kemampuan untuk memberikan cinta tanpa syarat, tanpa mengikat dan tak
melumpuhkan. Sedangkan orang-orang neurotis harus menerima cinta jauh lebih
banyak daripada kemampuan untuk memberinya. Apabila mereka memberikan cinta,
maka cinta itu diberikan dengan syarat dan kewajiban yang bersifat tidak timbal
balik.
Perasaan terharu,
tipe kehangatan yang kedua adalah pemahaman tentang sebuah kondisi
manusia dan perasaan kekluargaan dengan semua orang. Orang yang sehat, memiliki
kapasitas untuk memahami kesakitan, penderitaan-penderitaan, ketakutan
–ketakutan, dan kegagalan-kegagalan yang merupakan ciri kehidupan manusia.
Empati ini timbul melalui “perluasan imajinatif” dari perasaan orang sendiri
terhadap kemanusiaan pada umumnya.
Orang yang memiliki kapasitas untuk perasaan
terharu ini adalah orang yang sabar terhadap tingkahlaku orang-orang lain dan
tidak menghukumnya, karena dia sadar bahwa setiap manusia memiliki kelemahan
yang sama dengan dirinya.
3). Kemantapan emosional, Kema-ntapan
Emosional. adalah kemampuan individu untuk memelihara stabilitas emosional.
Kemampuan ini timbul dari penerimaan diri (acceptance of self), yang memungkinkannya
untuk bertoleransi terhadap tekanan dan frustasi. Kemampuan emosional ini
tercermin dalam selfcontrol terhadap emosi.
4). Persepsi, Keterampilan dan Pelaksanaan Tugas
yang Ralistis. Dalam hal ini mampu untuk melakukan fungsinya secara
efisien dalam ruang lingkup persepsi sertakognisinya. Ia memiliki perilaku
intelektual yang cermat dan realistis, dalam arti dapat menerima kenyataan
hidup sebagaimana adanya, termasuk kenyataan dirisendiri dan kenyataan dari
setiap keputusan serta tindakan yang diambil. Ia juga memiliki sejumlah
keterampilan dan teknik pemecahan masalah secara efektif.Ia mampu untuk
memusatkan energinya di dalam menyelesaikan tugas secara memadai.
5). Pemahaman Diri, usaha unutk mengetahui diri secara obyektif
mulai dari awal kehidupan dan tidak akan pernah berhenti, tetapi ada
kemungkinan untuk mencapai suatu puncak pemahaman diri. Kepribadian yang sehat
mencapai suatu tingkat pemahaman diri yang lebih tinggi dari orang orang
neurotis. Orang yang memiliki satu tingkat pemahan diri yang tinggi atau wawasan diri tidak mungkin
memproyeksikan kualitas diri pribadinya yang negatif kepada oorang-orang lain.
Orang itu akan menajdi hakim yang seksama dan mudah di terima dengan baik oleh
orang lain. Allport juga mengemukakan bahwa orang yang memiliki wawasan diri
yang lebih baik adalah lebih cerdas dari pada orang yang memiliki wawasan diri
yang kurang.
6). Filsafat Hidup yang Mempersatukan orang orang yang sehat melihat kedepan,
didorong oleh goal dan rencan jangka panjang. Dorongan ini disebut “arah”
(directness). Arah ini membimbing seseorang dalam semua asek kehidupan dan
memberi alasan orang itu untuk hidup.
REFERENSI : Fiest, J.
& Fiest, G. (2010). Theories
Of Personality. Edisi 7.
Jakarta : Salemba Humanika.
Schultz, D. psikologi Pertumbuhan ; Model
Kepribadian yang Sehat. Yogyakarta
: Kansius (anggota IKAPI)
Mirisnya isu kesehatan mental masih melekat stigma negatif bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, jadi bagi yang mengalami penyakit mental merasa minder saat mau menggunakan layanan kesehatan mental. Tapi katanya dengan membaca artikel psikoedukasi secara intensif mampu menurunkan stigma sosial dan pribadi yang disematkan pada pengguna layanan kesehatan mental secara signifikan. Ini penelitiannya.
BalasHapusSega Does What Nintendon't Do - AARP Casino
BalasHapusNintendon't DO. 메리트카지노 먹튀 Sega 퍼스트 카지노 Does What Nintendon't Do. No idea 나비효과 what they have to do 우리 카지노 사이트 with Nintendon't DO หารายได้เสริม - AARP.